KATALOG PRODUK KAMI
Semoga Baju , gamis , dan semua yang kami hadirkan dapat menjadi solusi bagi Bapak Ibu sekalian
Dunia Adalah Sarana Untuk Akhirat
Semoga Baju , gamis , dan semua yang kami hadirkan dapat menjadi solusi bagi Bapak Ibu sekalian
BIAYA-BIAYA
Biaya-biaya yang akan dikeluarkan selama pembelian rumah biasanya tidak jauh dari biaya-biaya dibawah ini:
1. Biaya Pembuatan IMB
Untuk membuat IMB (Izin Mendirikan Bangunan) biasanya hanya memakan biaya tak lebih dari 1 Juta bila kita urus sendiri sesuai jalurnya dan bersedia menuggu sesuai waktu yang ditentukan ( biasanya 2-3 minggu). Namun apabila kita menginginkan proses yang lebih cepat biasanya kita akan mendapatkan biaya tambahan (kurang dari 2 minggu, tergantung biaya). Biasanya bagi yang akan mengajukan kredit ke BANK akan meminta dipercepat dan pada biasanya para petugas yang mengurus IMB ini juga mengetahui tujuan dipercepat ini, sehingga mereka akan me mark-up harga mengingat tujuan pengajuan IMB ini adalah untuk mendapatkan dana segar dari bank. Yah, begitulah sifat dan mental para aparat kita walaupun tidak semuanya begitu.
IMB untuk tanah yang luasanya di bawah 250m2 (kalau ga salah) bisa dilakukan di Kelurahan dimana tanah itu berada dan tidak perlu ke BPN (Badan Pertanahan Nasional). Pengajuan IMB ada 3 jenis yaitu, IMB rumah baru, IMB renovasi dan IMB Rumah Lama.
a.IMB rumah baru
Untuk mengajukan rumah baru seharusnya tidak memakan biaya besar dan lebih cepat karena biasanya yang membangun (kontraktor) sudah memliki gambar yang fix sehingga prosesnya lebih cepat. Untuk gambar juga harus mengikuti ketentuan yang berlaku dimana luas dan letak tanah kosong harus sesuai dengan aturan pemerintah. Biayanya sekitar 3,5 juta untuk proses 2 minggu. Bila kita membeli rumah yang baru di perumahan yang baru dibangun, kita tidak perlu repot-repot membuat IMB, karena developer pasti sudah memilki IMB untuk perumahan tersebut. Dan bila kita membeli di perumahan dengan KPR bank., pihak bank tersebut yang akan berurusan dengan devloper dan kita tinggal menuggu saja. Tapi bila kita membeli dari rumah seken, maka kita harus mengurus IMBnya.
b. IMB Renovasi
IMB diajukan apabila akan dilakukan renovasi atau perombakan rumah yang signifikan sehingga ukuran dan bentuk rumah juga berubah banyak. Pengajuan ini juga cenderung cepat bila kita sudah memilki gambar denah sebelum dan sesudah dirombak, serta ukuran yang baru tidak melebihi ketentuan pemerintah yaitu luas tanah yang tersisa harus 40% dari luas total tanah, serta letak tanah ruang tanah kosongnya harus berada di samping, depan dan belakang rumah, sesuai ketentuan (bukan hanya berada di depan saja). Apabila tidak sesuai dengan ketentuan, maka gambar akan dirubah atau akau digunakan gambar palsu yang sudah dimanipulasi yang tentu saja ini akan memakan biaya dan dan dana lebih. Jadi lebih baik tanyakan dulu ke bagian IMB di kelurahan atau BPN agar well prepare. Biasanya biayanya sekitar 3,5 Juta untuk tanah yang tidak ada masalah. Yang dimaksud bermasalah adalah apabila di renovasi mejadi sebuah rumah sedangkan denah adalah 2 kapling biasanya akan dikenakan tambahan 500rb – 1 juta untuk merubah status tanah 2 kapling menjadi 1 kapling.
c. IMB rumah lama
IMB ini diajukan apabila kita membeli rumah seken yang belum memliki IMB saat membangunnya (bahasa kasarnya adalah bangunan liar). Biaya yang dikeluarkan akan lebih besar daripada IMB rumah baru dan renovasi karena akan dikenakan denda dan dispensasi dari Pemda (Pemerintah daerah) yang besarnya bisa lebih mahal 2-3 juta. Tergantung persentase dari NJOP. Biaya ini belum termasuk biaya penggabungan 2 kapling atau lebih menjadi 1 kapling apabila ternnyata bangunan berada diatas penggabungan kapling tsb. Biasanya untuk pembuatan IMB+denda+despenasi+penggabungan tanah memkan biaya 7-8 juta.
Pengajuan ke-3 IMB diatas pada umumnya dilakukan karena alasan mengajukan KPR dan Kredit ke BANK. Saran saya bila alasannya untuk mengajukan kredit KPR lebih baik menggunakan IMB rumah baru saja walaupun sebenarnya rumah tsb adalah rumah seken, jadi rumah lama yang ada sekarang dianggap rumah yang baru di bangun. Karena bank juga tidak akan cross check apakah IMB tersebut untuk rumah lama, renovasi atau rumah lama. IMB bagi BANK adalah syarat administrasi dan tidak melihat jenis IMB tsb tetapi melihat dari ukuran rumah yang tertera dengan ukuran rumah di dalam faktur pajak. Pada umumnya setiap rumah tidak memiliki IMB yang sesuai dengan yang eksisting karena telah banyak perubahan baik di dalam maupun diluar bangunan. IMB yang sesuai antara ukuran di IMB dengan eksisting akan diminta utuk pengajuan kredit.
Sebagai tambahan, pada saat mengajukan IMB, ada beberapa syarat yang harus di persiapkan yaitu : fotocopy pemilik rumah/tanah, fotocopy KK pemilik tanah, Fotocopy sertifikat tanah, dan berkas-berkas yang harus di tandatangin dengan materai sebanyak 7 buah. Agar kita tidak bolak-balik ke kelurahan/BPN, mintalah berkas-berkas yang harus di isi dan ditandatangani sehingga kita datang ke kelurahan/BPN langsung menyerahkan semua syarat tersebut.
2. Pajak Penjual dan Pajak Pembeli
Berhati hatilah dengan penjual rumah yang ingin menjual rumahnya dengan harga bersih, karena kita harus tau dulu apakah harga besih adalah harga diluar notaris dan pajak penjual atau tidak. Bila penjual minta bersih diluar biaya-biaya lain. Bersiap-siaplah untuk merogoh tabungan lebih banyak. Rincian pajak adalah sbb:
Pajak Penjual (PPH) : 5% x harga (tanah+rumah) NJOP
Pajak Pembeli (BPHTB) : 5% x harga (tanah+rumah – 60 Juta)
Contoh : luas tanah 145 m2, harga tanah di NJOP adalah 1.300.000/m2, harga bangunan di NJOP 500rb/m2. Sehingga pajak penjual = 5% x [145 x ( 1.300.000 + 500.000) ] = 13.050.000. Pajak pembeli = 5% x [[145 x ( 1.300.000 + 500.000) ] – 60.000.000]] = 10.050.000. Sehingga apabila kita yang harus membayar pajak pejual maka kita harus mengularkan dana untuk pajak jual beli adalah 23.100.000 diluar harga rumah.
3. Biaya notaris
Apabila biaya notaris yang akan ditunjuk bersama di tanggung oleh pembeli maka bersiap-siap aja untuk mengeluarkan waktu dan tenaga yang lebih, karena selain kita harus mencari-cari notaris PPAT yang murah dan benar (bila tidak melalui KPR Bank) kita juga harus ngotot-ngototan menawar harga ke notarisnya. Tapi bila kita melalui KPR bank, kita akan mendapat notaris yang sudah memiliki standar biaya dari BANK tsb. Untuk mendapatkan harga yang spesial dari notaris BANK kita harus pandai-pandai meloby manager cabang bagian perkreditan tempat kita mengajukan tsb. Akan lebih baik bila kita bisa meloby ke yang lebih berwenang diatas manager tsb, sehingga kita akan mendapatkan potongan harga khusus untuk notaris tsb.
Biaya-biaya yang akan kita keluarkan untuk notaris sbb:
Biaya cek sertifikat : Rp.100.000
Biaya SK 59 : Rp.100.000
Biaya validasi pajak : Rp.200.000
Biaya Akte Jual Beli (AJB) : Rp.2.400.000
Biaya Balik Nama (BBN) : Rp.750.000
SKHMT : Rp.250.000
APHT : Rp.1.200.000
Total : Rp.5.000.000
Cek sertifikat diperlukan untuk memastikan apakah sertifikat tersebut asli atau palsu, Validasi pajak juga perlu untuk memastikan apakah pajak sudah dibayar/belum atau bukti pembayaran ternyata palsu, biaya akte jual beli merupakan biaya perngurusan segala berkas-berkas sampai selesai dan kita hanya menandatangani bersama si penjual semua berkas-berkas dan pernjanjian jual beli, biaya balik nama adalah biaya pengurusan balik nama semua sertifikat dari penjual ke pembeli.
4. Biaya Bank
Bila mengajukan kredit melalui bank kita akan dikenakan biaya administrasi antara lain :
Biaya apraisal sebesar Rp.300.000 yaitu biaya administrasi untuk proses pengajuan peminjaman kredit ke bank.
Biaya administrasi PSJT sebesar 0.5% dari sisa pokok kredit kita. Biaya ini akan di bebankan ke kita bila kita kita akan melunasi KPR kurang dari 1 tahun. Tapi bila lebih dari satu tahun kita tidak akan dikenakan biaya apapun.
Biaya asuransi, yaitu asuransi kebakaran dan asuransi jiwa. Pada umumnya akan kita bayar lansum selama jangka waktu kredit yang disejui, dan bekisar antara 1.8 juta – 2,4 juta.
Uang kita juga akan ditahan (dibekukan) di dalam tabungan kita sebesar 1 kali angsuran perbulan kita. Jadi didalam tabungan kira akan mengendap dana minimal 1 kali angsuran yang tidak dapat kita tarik.
5. Biaya peningkatan HGB ke SHM
Bila sertifikat yang ada adalah HGB (Hak Guna Bangunan), maka pembeli dapat meningkatkan sertifikat menjadi SHM (Sertifikat Hak Milik). Biayanya sbb:
Biaya pemasukan kas negara (2% x (NJOP tanah – 60 Juta)
Misal harga NJOP tanah : Rp.1.300.000/m2 dan luas tanah adalah 145 m2. maka NJOP tanah : 1.300.000x 145 = 188.500.000. jadi biaya pemasukan kas negara untuk peningkatan SHM adalah : 2% x (188.500.000-60.000.00) = Rp. 2.570.000
Jasa notaris : Rp. 1.000.000- Rp.2.000.0000. Jadi total biaya peningkatan hak milik antara Rp 3.570.000- Rp.4.570.000
6. Biaya Roya
Roya adalah proses pencoretan atau pengembalian hak serifikat yang awalnya dimiliki oleh Bank kepada pemilik, karena sebelumnya sertifikat tersebut telah dijaminkan ke Bank untuk kredit. Biasanya biaya Roya alan dikeluarkan apabila kita membeli tanah yang sedang dijaminkan oleh si penjual (Seken). Dan seharusnya biaya ini di tanggung oleh si penjual. Tapi apabila kita ingin proses dipercepat, maka pengurusan roya dapat juga dilakukan oleh notaris sekaligus yang biayanya bisa dibebankan kepada si penjual. Umumya biaya pengurusan roya yang dilakuakan sendiri ke BPN adalah Rp.150.000 – Rp 250.000 bila di urus sendiri. Tapi bila melalui notaris kita akan dikenaka biaya 500.000.
Ada Apa Di Balik Gempa ?
Oleh
Syaikh. Prof. Dr. Abdurrazzak bin Abdul Muhsin Al Badr
Segala puji bagi Allah, kita memuji-Nya, memohon pertolongan, ampunan dan bertaubat kepada-Nya. Kita berlindung kepada Allah dari kejahatan diri dan kejelekan amalan kita. Barang siapa yang diberi petunjuk oleh Allah, maka tidak ada yang bisa menyesatkannya. Dan barang siapa disesatkan Allah, maka tidak ada yang bisa memberinya petunjuk. Aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah, tidak ada sekutu baginya. Dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan rasul-Nya, pilihan dan kekasih-Nya, yang Dia percayai untuk menyampaikan wahyu dan syariat-Nya kepada umat manusia. Semoga shalawat Allah dan salam-Nya senantiasa tercurah kepada beliau, serta semua keluarga dan sahabatnya.
Kaum mukminin dan para hamba Allah… Bertakwalah kepada Allah karena sesungguhnya orang yang bertakwa kepadaNya akan dijaga dan dibimbing oleh-Nya kepada kebaikan urusan dunia dan akhirat.
Belakangan ini dunia seisinya membicarakan sebuah peristiwa besar, yaitu gempa dahsyat yang karenanya bumi tergoncang hebat, dia berasal dari satu pulau di Indonesia.
Akibatnya bumipun bergoncang dahsyat kemudian timbul setelahnya badai besar Tsunami dan angin topan yang melumat berbagai kota dan banyak desa. Bahkan sebagian tenggelam tertutup air sama sekali, seketika itulah meninggal ratusan bahkan ribuan jiwa. Data terakhir menyebutkan bahwa korban mencapai 120 ribu jiwa. Mereka meninggal dalam satu waktu akibat tenggelam oleh air yang menerjang rumah, sawah, dan berbagai sarana hidup mereka!. Data ini bukanlah data final. Sebab diprediksi bahwa jumlah korban jauh lebih besar dari jumlah ini. Di samping itu, puluhan ribu orang luka-luka, serta jutaan yang lain kehilangan harta benda dan tempat tinggal.
Ini adalah sebuah peristiwa besar yang semestinya menggerakkan hati kita. Karenanya, dunia seisinya membicarakannya dan mengikuti berita serta perkembangannya. Seorang mukmin yang dikaruniai taufiq oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala, dalam kejadian dan musibah besar seperti ini, harus melakukan berbagai renungan keimanan, sehingga akan menambah keshalihan dan kedekatannya kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, juga menambah rasa takutnya untuk bertemu dan berhadapan dengan-Nya. Selain itu ia juga akan mengambil hikmah dan pelajaran dari tanda-tanda kekuasaan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sebab itu, setelah peristiwa besar ini kita harus merenungi beberapa hal yang harus senantiasa diingat dan disadari sepenuhnya oleh setiap muslim:
Pertama:
Peristiwa ini dan semisalnya akan membimbing seorang muslim pada suatu perkara –yang telah dia yakini- yaitu bertambahnya keimanan dia akan kesempurnaan kuasa dan kekuatan Allah Subhanahu wa Ta’ala, serta meyakini bahwa Allah-lah yang mengatur alam ini sesuai dengan kehendak-Nya, dan memutuskan apa yang Ia inginkan. Tidak ada seorangpun yang bisa menolak keputusan-Nya. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman.
“Artinya : Yang Berkuasa untuk mengirimkan azab kepadamu, dari atas kamu atau dari bawah kakimu atau Dia mencampurkan kamu dalam golongan-golongan (yang saling bertentangan) dan merasakan kepada sebahagian kamu kepada keganasan sebahagian yang lain. Perhatikanlah, betapa Kami mendatangkan tanda-tanda kebesaran Kami silih berganti agar mereka memahami(nya)”.[Al An'am : 65]
Maksud dari “azab dari atas” dalam ayat tersebut adalah seperti petir, halilintar yang menghancurkan, dan angin topan. Adapun makna “azab dari
bawah” adalah seperti gempa dan tanah longsor.
Jabir bin Abdillah Radhiyallahu ‘anhu berkata : Ketika Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam membaca ayat: “Yang Berkuasa untuk mengirimkan azab kepadamu, dari atas kamu atau dari bawah kakimu.” Beliau bersabda: “Aku berlindung dengan wajah Allah yang mulia”. Dan ketika membaca: “atau Dia mencampurkan kamu dalam golongan-golongan (yang saling bertentangan) dan merasakan kepada sebahagian kamu kepada keganasan sebahagian yang lain.” Beliau bersabda : “Ini lebih ringan”. [HR Bukhari].
Kemudian renungkanlah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala: “Perhatikanlah, betapa Kami mendatangkan tanda-tanda kebesaran Kami silih berganti agar mereka memahami(nya)”
Sesungguhnya beraneka-ragamnya tanda-tanda kekuasaan Allah Subhanahu wa Ta’ala menuntun kita kepada pemahaman, keimanan dan kembali kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.
“Perhatikanlah, betapa Kami mendatangkan tanda-tanda kebesaran Kami silih berganti agar mereka memahami(nya)” Yakni: agar mereka memahami tujuan yang harus diwujudkan dari penciptaan mereka.
Kedua:
Peristiwa ini betul-betul salah satu tanda-tanda agung kekuasaan Allah Subhanahu wa Ta’ala, yang dengannya Dia menumbuhkan rasa takut dalam jiwa hamba-hamba-Nya.
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
“Artinya : Dan tidaklah kami mengirimkan tanda-tanda itu kecuali untuk menakuti”. [Al Isra : 59]
Maksudnya ; Allah Subhanahu wa Ta’ala menumbuhkankan rasa takut dalam jiwa hamba-hamba-Nya dengan tanda-tanda yang agung itu.
Berkata Qatadah rahimahullah: “Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta’ala menakut-nakuti manusia dengan tanda-tanda kekuasaan yang Dia kehendaki, agar mereka mengambil pelajaran, ingat dan kembali (kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala)”. Adapun penisbatan peristiwa ini kepada alam, itu termasuk dalam kejahiliyahan.
Maka hendaknya seorang mu’min takut, merenung dan mengambil pelajaran ; bahwasanya Yang telah menimpakan musibah kepada saudara-saudaranya, Maha Kuasa untuk menimpakan hal yang serupa atau lebih kepada selain mereka. Jatuh korban 120.000 jiwa atau lebih dalam satu waktu!. Adakah di antara kita yang mengambil hikmah dan pelajaran?.
Ketiga:
Setelah kejadian ini mari kita renungi bersama nikmat Allah Subhanahu wa Ta’ala berupa menetapnya bumi, sebagaimana firman-Nya:
“Artinya : Allah-lah yang menjadikan bumi bagi kalian tetap”. [Ghafir : 64]
Maksudnya : Tidak bergoncang-goncang atau bergetar.
Mari kita renungi dari sini, betapa besar Dzat yang memegang bumi ini, sehingga dia menetap dan tidak bergoncang atau bergoyang. Bayangkan bagaimana jika bumi yang kita berjalan di atas permukaannya selalu bergoncang dan bergetar, bisakah kita hidup di atasnya?, bisakah kita tidur?, bisakah kita bekerja? (tentu jawabnya adalah : tidak -pent). Jadi Allah Subhanahu wa Ta’ala telah melimpahkan karunia-Nya kepada kita berupa ketenangan dan menetapnya bumi ini. Maka hendaknya kita mengambil pelajaran dari nikmat ini, lantas kita bandingkan dengan gempa yang diciptakan Allah Subhanahu wa Ta’ala dari waktu ke waktu ; hingga kita bisa mengambil kesimpulan : Betapa besar karunia ketenangan bumi dan alangkah sempurnanya nikmat ini. Jika bumi ini bergoncang dalam sekejap saja, telah memakan korban 120 ribu jiwa, bagaimana jika bergoncang sehari penuh, atau berhari-hari, apa yang akan terjadi dengan manusia di permukaannya???.
Karunia Allah Subhanahu wa Ta’ala lainnya adalah tidak meluapnya lautan hingga menenggelamkan semua daratan. Padahal kita tahu bahwa luas lautan di muka bumi ini dua pertiga luas daratan. Allah-lah yang Maha Kuasa untuk menahan air laut hingga tidak meluap ke daratan, padahal Dia mampu untuk menenggelamkan seluruh daratan!.
Kita bisa ambil pelajaran dari sejarah:
“Artinya : Sesungguhnya Kami, tatkala air telah naik (sampai ke gunung) kami bawa (nenek moyang) kamu ke dalam bahtera” [Al Haqqah : 11]
Tidak perlu jauh-jauh, bencana yang baru saja terjadi bisa menggambarkan bagi kita hal itu ; air telah menenggelamkan berbagai daerah secara total, hingga semua yang berada di atasnya mati, tidak tersisa seorangpun jua. Dua karunia ini ; menetapnya bumi dan tidak meluapnya lautan ke daratan haruslah kita syukuri, sembari kita panjatkan puji kepada-Nya atas segala curahan nikmat-Nya.
Keempat :
Bumi adalah milik Allah Subhanahu wa Ta’ala, Dia-lah yang telah menciptakannya dan menjadikannya ada. Dia pula yang telah menciptakan manusia dia atasnya. Maka Dia pula-lah yang berhak untuk bertindak sekehendak-Nya. Perhatikanlah sebagian perbuatan Allah Subhanahu wa Ta’ala terhadap bumi-Nya dalam ayat:
“Artinya : Dan apakah mereka tidak melihat bahwa sesunguhnya Kami mendatangi bumi, lalu kami kurangi bumi itu (sedikit demi sedikit) dari tepi-tepinya? Dan Allah menetapkan hukum (menurut kehendak-Nya), tidak ada yang dapat menolak ketetapan-Nya ; Dia-lah Yang Maha cepat hisab-Nya”. [Ar-Ra'd: 41]
Sebagian ahli tafsir menerangkan bahwa maksud dari “Kami kurangi bumi itu (sedikit demi sedikit) dari tepi-tepinya” adalah dengan tenggelamnya (sebagian bumi -pent), gempa dan berbagai macam bencana. Jadi Allah Subhanahu wa Ta’ala mengurangi bumi dari tepi-tepinya sesuai dengan kehendak-Nya, tidak ada yang bisa menolak keputusan-Nya.
Jika kita telah sadar bahwa bumi ini adalah milik Allah Subhanahu wa Ta’ala, dan yang berhak untuk bertindak di dalam-Nya adalah Allah Subhanahu wa Ta’ala juga; maka mari kita sama-sama merenungi apa hikmah di balik penciptaan kita di muka bumi ini?. Tidak lain dan tidak bukan adalah dalam rangka menegakkan kalimat tauhid Allah Subhanahu wa Ta’ala, mentaati perintah-Nya, mengikuti syari’at-Nya, merendahkan diri di hadapan-Nya, patuh terhadap perintah-Nya dan perintah rasul-Nya Shallallahu ‘alaihi wa Sallam;. Kita wajib beriman terhadap ayat-ayat yang jelas, hujjah-hujjah yang tinggi serta dalil-dalil agung yang menjelaskan kesempurnaan Allah Subhanahu wa Ta’ala dan kewajiban untuk taat kepada-Nya lantas mengikhlaskan ibadah hanya untuk-Nya. Hingga kita dapat menjalankan tujuan penciptaan kita dengan sempurna ; yaitu menjalankan perintah-Nya dan mengikuti rasul-Nya Shallallahu ‘alaihi wa Sallam.
Kelima:
Seharusnya seorang muslim bersikap tenang dalam menghadapi musibah yang menimpanya atau menimpa saudaranya ; yakni dengan mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, yakin dan bertawakkal kepada-Nya. Sesungguhnya musibah itu akan membuahkan bertambahnya iman seorang mu’min, bertambah baiknya hubungan dia dengan Allah Subhanahu wa Ta’ala, serta semakin sempurna kedekatan dia dengan-Nya. Oleh karena itu Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda :
“Artinya : Alangkah mengagumkan kondisi seorang mu’min; seluruh perkaranya adalah kebaikan. Jika dia mendapatkan nikmat, bersyukur, dan itu adalah merupakan kebaikan baginya. Dan jika dia tertimpa musibah, bersabar, itupun merupakan kebaikan baginya”. [HR Muslim]
Dan hal ini tidak akan ada kecuali dalam diri seorang mu’min.
Keenam:
Sesungguhnya seorang yang beriman akan sadar bahwa musibah-musibah ini tidak lain dan tidak bukan adalah akibat dosa-dosa. Tidaklah terjadi suatu malapetaka melainkan gara-gara perbuatan dosa, dan malapetaka itu tidak akan dicabut (oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala) kecuali dengan taubat. Allah Subhanahu wa Ta’ala telah menjelaskan:
“Artinya : Maka masing-masing (mereka itu) Kami siksa disebabkan dosanya”. [Al-'Ankabut : 40]
Saat inilah seharusnya seorang mu’min mendekat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan membawa taubat dan berserah diri kepada-Nya, sehingga dia dapat memetik pelajaran dari musibah yang menimpa orang lain. “Sesungguhnya orang yang bahagia adalah yang dapat memetik pelajaran dari (apa yang menimpa) saudaranya, kebalikannya orang yang merugi adalah jika saudaranyalah yang mengambil pelajaran dari apa yang menimpa dirinya”.
Ketujuh :
Terakhir, kita memiliki beberapa kewajiban terhadap saudara-saudara kita yang tertimpa musibah besar ini, di antaranya;
[a]. Berdo’a agar Allah Subhanahu wa Ta’ala meringankan penderitaan mereka, serta menjadikan musibah ini sebagai titik tolak bagi mereka untuk kembali kepada kebaikan dan bertaubat kepada-Nya. Kita juga memohon agar Allah Subhanahu wa Ta’ala menenangkan ketakutan mereka, menutupi aurat mereka dan memberi rizki orang-orang yang ditimpa kelaparan.
[b]. Juga kita berkewajiban untuk mengulurkan tangan membantu mereka semampu kita. Saat ini ribuan orang sama sekali tidak memiliki tempat tinggal, rumah, makanan dan minuman. Sedangkan kita hidup dalam kenikmatan. Bersyukurlah kepada AllahSubhanahu wa Ta’ala atas nikmat dan karunia-Nya, kemudian bantulah saudara-saudara kita semampunya!.
Kami tutup khutbah ini dengan sebuah doa agung dan berbarakah, yang selalu dibaca oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam; setiap malam sebelum merebahkan tubuhnya di peraduan:
Artinya: “Segala puji bagi Allah Yang telah memberi kita makan, minum dan mencukupi kita, serta memberi kita tempat tinggal. Betapa banyak orang yang tidak mendapatkan yang mencukupi dia serta memberi dia tempat tinggal”. [HR Muslim dari Anas bin Malik]
Ya Allah, muliakanlah Islam dan kaum muslimin (3X), hinakanlah kesyirikan dan kaum musyrikin, serta hancurkanlah musuh-musuh agama kami.
Ya Allah, ringankanlah musibah yang menimpa saudara-saudara kami di manapun mereka berada, kuatkanlah mereka wahai Yang Maha Agung lagi Maha Pemurah. Ya Allah, tenangkanlah rasa takut mereka, obatilah kelaparan dan dahaga mereka, tutupilah aurat mereka, karuniakanlah kepada mereka tempat tinggal yang baik, wahai Yang Maha Agung lagi Maha Pemurah.
Ya Allah, kembalikanlah kami dan mereka kepada-Mu dengan baik, berilah kami taufik untuk bertaubat kepada-Mu, jadikanlah kami hamba-hamba-Mu yang beriman dan mengikuti rasul-Mu Shallallahu ‘alaihi wa Sallam, juga karuniailah kami -wahai Yang Maha Agung lagi Maha Pemurah- taufik untuk mengerjakan hal-hal yang Engkau cintai dan ridhai, bantulah kami untuk melakukan kebaikan dan ketakwaan, janganlah Engkau jadikan kami bergantung kepada diri sendiri, meskipun hanya sekejap mata.
Ya Allah, ampunilah segala dosa kami, baik yang kecil maupun yang besar, yang terdahulu maupun yang akan datang, serta yang tersembunyi maupun yang terlihat. Ya Allah, sesungguhnya kami telah mendzalimi diri kami, jika Engkau tidak mengampuni dan mengasihi, niscaya kami akan menjadi orang-orang yang merugi.
Hanya ini yang dapat kami sampaikan, kami mohon ampunan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala untuk kita dan seluruh kaum muslimin dari segala dosa, mintalah ampun kepada-Nya, niscaya Dia akan ampuni. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
[Ditranskrip dan diterjemahkan dari khutbah Jum'at Syeikh. Prof. Dr. Abdur Razzak bin Abdul Muhsin al-Abbad al-Badr –Hafizhahullahu- oleh : Anas Burhanuddin dan Abdullah Zaen (Mahasiswa S-2 Univ. Islam Madinah. Disebarkan oleh FSMS (Forum Silaturrahim Mahasiswa as-Sunnah) Surabaya 2004/1425]
Sumber: http://www.almanhaj.or.id/content/1844/slash/0
[balita-anda] Air Minum
Tommy Sulianto
Sat, 14 Jun 2003 04:21:42 -0700
Mana air yang layak kita konsumsi??
Sebenarnya kalau benar-benar mau sehat, justru air PAM yang gak boleh
direbus/ dimasak, karena kaporit yang ada dalam air tersebut justru akan
menjadi suatu zat Karsinogen yang nantinya akan menjadi pemicu kanker.
Jadi kalau misalnya kita mau benar-benar sehat dari air, maka disarankan
untuk menggunakan alat penyaring air yang bisa membuang semua zat pencemar
seperti logam berat, bakteri, virus, warna termasuk nantinya bau, zat kimia,
detergen dan segala macam pencemar lainnya
Bagaimana caranya kita mau tahu apakah alat penyaring kita bekerja dengan
bagus ?
Ada berbagai macam teknologi yang dipakai untuk penyaringan/ mengolah air
hingga siap untuk diminum, mulai dari yang dulu sekali yaitu dari
Pasir dan Ijuk hanya akan menyaring warna
Air Pertukaran Ion/ Ionisasi
1. Biaya operasional tinggi dan memerlukan penyelenggaraan yang profesional
2. Hanya membuang logam berat, tetapi masih mengandung banyak natrium yang
dapat mengakibatkan hipertensi, pengapuran pembuluh darah dan masalah
jantung
3. Bahan-bahan organik, bakteri, virus tidak dapat disaring
Air Penyulingan
1. Biaya tinggi, penggunaan secara terus menerus akan memboroskan listrik
dan harus selalu membersihkan endapan yang tertinggal secara rutin
2. Hasilnya dianggap sebagai “air mati” karena kekurangan oksigen dan berbau
3. Gagal untuk membuang bahan organik seperti triklorometana
Air dari Penyaringan Karbon Aktif
1. Mutu berbeda dan terdapat perbedaan besar dalam hasil
2. Tidak dapat membuang virus, logam berat, absestos, nitrat dan bahan
lain-lain
3. Mudah terjadi tempat pembiakan kuman dan bakteri
Pengendapan
1. Kualitas air tidak stabil, perbedaannya besar
2. Tidak dapat membuang bakteri, logam berat, asbestos, nitrat, garam, dsb
3. Tempat pembiakan bakteri
Air Mendidih
1. Berfungsi untuk membunuh bakteri, tetapi sisanya tetapi tertinggal dalam
air
2. Mempercepat reaksi antara bahan organik untuk bergabung dengan klorin
yang membentuk triklorometana
3. Pada saat mendidih, terjadi uap air (penguapan). Hal ini menyebabkan
bertambahnya kepekatan bahan pencemaran air dan sisa kalsium
Sterilisasi Ozon
1. Hanya dapat membunuh bakteri, hasilnya lebih buruk dibandingkan metode
pendidihan
2. Biaya tinggi, harus menukar tabung lampu setiap 3-6 bulan
3. Tidak dapat menyaring keluar bahan pencemar
Air hasil Cahaya Ultra Violet
1. Dapat membunuh bakteri, tetapi kurang efektif dibandingkan dengan air
mendidih
2. Biaya tinggi, memerlukan penukaran tabung lampu setiap 3-6 bulan
3. Selain membunuh bakteri, ia tidak dapat menghapus kotoran lain
Air Mineral
1. 45% dari air mineral di pasaran mengandung bahan fosforus
2. Mutu berubah dan kebersihan tidak terjamin
3. Mahal
Air Murni Reverse Osmosis
1. Air murni dengan kandungan oksigen yang tinggi dapat menguatkan sel-sel
dan organ-organ tubuh, meningkatkan daya tahan dan daya penyembuhan tubuh
2. Bebas dari segala jenis logam berat, kotoran dan kuman. Mengandung zat
mineral tanpa ion
3. Dapat diminum langsung, nikmat rasanya, air minum yang ideal untuk
olahragawan
Apakah air isi ulang bagus ?
Tidak semuanya, karena beberapa waktu yang lalu juga diributkan dengan kasus
Air Isi ulang berbakteri.
Sedikit sharing mengenai Air Minum Isi Ulang. Akhir-akhir ini memang lagi
berkembang usaha baru, yaitu Air Isi Ulang (AIU) (Bukan Air Mineral Isi
Ulang, karena sekarang air seperti Aqua sudah menyebutkan sebagai Air Minum
Dalam Kemasan).
Cukup dengan modal yang relatif kecil, seseorang sudah dapat membuka usaha
ini. Begitu juga dengan kita sebagai pemakai air bisa mendapatkannya dengan
harga yang relatif jauh lebih murah dibandingkan air kemasan lainnya
(Galonan), maka tentu akan menjadikan kita cenderung lebih memilih jenis air
alternatif ini, terlebih ditengah kesulitan ekonomi, dimana harga
barang-barang naik terus. Namun tentunya kita harus jeli melihat/ memilih
AIU ini, karena tentunya kita tidak ingin kalau gara-gara ingin hemat, malah
nantinya timbul masalah/ penyakit yang membutuhkan biaya yang lebih besar.
Kadang-kadang kita ingin membeli/ mengkonsumsi air, kita hanya melihat,
apakah air tersebut bening atau keruh/ tidak bening, padahal ada beberapa
hal yang seharusnya membuat kita berpikir ulang untuk mengkonsumsi AIU ini.
Sebagai ilustrasi, jika kita hanya ingin mendapatkan air yang bening, maka
kita cukup menggunakan Karbon Aktif (bisa dari arang tempurung). Jadi dari
air sumber dihubungkan ke Karbon Aktif dan di tampung, maka hasilnya akan
langsung bening. Hal ini sudah kami cobakan dirumah kami, dimana kalau
sebelumnya air tanah kami sangat kuning dan keruh sekali, tetapi setelah
melewati Karbon Aktif, maka air tersebut langsung menjadi bening sekali.
Tapi apakah memang cukup dengan bening, maka itu menjamin bahwa air tersebut
sudah layak minum ? tentu tidak.
Kembali ke AIU tadi, berarti cukup dengan Karbon Aktif, maka air yang
diambil dari sumber yang kita tidak ketahui bisa menjadi bening kembali,
tinggal saja, apakah si AIU tadi melalui proses Ionisasi atau UV, sehingga
bakteri yang ada dalam air akan mati. Kalau tidak, berarti air tersebut
masih tetap tidak layak untuk diminum. Lalu kalau sudah melalui UV, apakah
secara rutin lampu UVnya diganti atau tidak, karena lampu UV memiliki jam
kerja. Jadi kalau sudah sampai pada batas waktunya, maka walaupun masih
hidup, tetapi lampu tersebut tidak lagi berguna untuk sebagai bakteri shield
atau tidak lagi mematikan bakteri, sehingga akhirnya bakteri akan lewat
juga. Dan kadang-kadang ada pengusaha yang mengabaikan hal ini demi
mengejar keuntungan yang makin besar.
Khusus untuk daerah Jakarta atau daerah yang padat penduduknya, hal Bakteri
ini sangat penting, karena dengan kepadatan penduduk yang sudah sedemikian
tinggi, maka penyebaran Bakteri E-Coli sudah semakin meluas (Salah satu
penyebaran melalui MCK). Kalau misalnya AIU tersebut mendapatkan air dari
sumber terdekat dari tempat dia membuka jasa tersebut (bukan dari
pergunungan), maka dapat dipastikan bahwa pencemaran Bakteri ini akan
semakin tinggi. Dari berbagai artikel yang pernah kami dapatkan antara lain
dari Kompas, menyebutkan :
Rabu, 21 Maret 2001 – Air Kemasan Palsu bisa timbulkan Anemia
Senin, 19 Maret 2001 – Air Minum Kemasan Berlender beredar luas
Kamis, 22 Maret 2001 – Minum Air Kemasan Palsu bisa Mati Lemas
Kamis, 13 September 2001 – Air PDAM Diduga Mengandung Kasinogenik
Sabtu, 02 Desember 2000 – Air PDAM Mengandung Timbal
dan tentunya masih banyak lagi artikel-artikel sejenis, dapat disimpulkan
bahwa sebenarnya air yang kita konsumsi selama ini, baik dari PDAM maupun
air Kemasan belum tentu benar-benar layak minum
Sebagai air yang sehat/ layak minum, maka kita dapat melihat dari tabel
berikut. Kalau misalnya air yang kita konsumsi sudah mendekati atau bahkan
bisa lebih bagus dari tabel ini, maka berarti air kita sudah layak minum.
Syarat Mutu Air Minum
================
Bau Tidak Berbau
Rasa Tidak Berasa
Sulfat (mg/l) Maks. 200
Klorida (mg/l) Maks. 250
Besi (mg/l) Maks. 0,1
Mangan (mg/l) Maks. 0,1
Timbal (mg/l) Maks. 0,05
Tembaga (mg/l) Maks. 0,5
Merkuri (mg/l) Maks. 0,001
Arsen (mg/l) Maks. 0,05
Flourida (mg/l) Maks. 1,0
Nitrit (mg/l) Tidak Nyata
Nitrat (mg/dl) Tidak Nyata
Amonium (mg/dl) Tidak Nyata
Zat terlaruf (mg/l) Maks. 100
Bakteri Koli Negatif
Tingkat Keasaman (pH) 6,5 – 8,5
Tingkat Kesadahan/ CaCo03 (mg/l) Maksimum 170
Jumlah Bakteri (koloni/100ml) Maks. 100
Sumber : Kompas Cyber Media
Apakah ada alternatif lain untuk mendapatkan Air yang terbebas dari
pencemaran, baik Bakteri atau termasuk logam berat pada tabel diatas.
Jawabnya ada, yaitu dengan memasang Pemurni Air di tempat kita, hanya saja
kadang-kadang kita menganggap bahwa kurang/ tidak perlu, karena kita bisa
mendapatkan air kemasan/ galonan dengan harga yang jauh lebih murah. Memang
alat tersebut tidak murah, tetapi masih lebih murah kalau dibandingkan
dengan resiko yang akan kita hadapi kalau mengkonsumsi air yang sumber yang
tidak kita ketahui.
Pernah tidak kita berpikir bahwa kadang-kadang kita bisa membeli TV, Kulkas,
bahkan HP yang sampai 3-8 juta, tetapi ketika kita disodori suatu alat yang
bisa menjaga kesehatan tubuh kita sekeluarga dengan harga yang sama, kita
tidak jadi membelinya, karena alasan mahal. Pernah tidak kita menyadari,
ketika kita ditawari suatu alat yang bisa menjaga kesehatan dengan uang 6,5
juta, kita bilang mahal, tetapi ketika dokter memvonis kita harus menjalani
suatu operasi/ perawatan kesehatan 20-30 juta, maka mau tidak mau kita harus
bayar.
Sebenarnya pada saat ini banyak diproduksi Saringan Air dari berbagai merek,
mulai dari yang murah meriah sampai dengan yang harganya mahal. Tentunya
masing-masing punya kemampuan dan kualitas tersendiri. Repotnya, banyak
pembeli yang tidak mengetahui kebutuhan penyaringan airnya. Ada yang hanya
membeli karena harganya murah, ada yang membeli karena tetangga juga sudah
beli. Padahal tentunya kita ingin membeli sesuai dengan kebutuhan kita
sendiri.
Rata-rata air tanah, kebanyakan mengandung Kuprum, sehingga kalau air
tersebut di elektroliza, maka air akan berubah warnanya menjadi Hijau,
bahkan bisa menjadi hitam kalau banyak mengandung raksa, plumbum dan
lain-lainnya yang bisa menyebabkan berbagai penyakit.
Pada saat ini banyak penyaring air yang beredar, namun tentunya kita harus
jeli dalam memilih mana yang lebih bagus, karena dengan harga yang cukup
mahal, tentunya kita tidak ingin akhirnya menjadi kesal, karena hasil airnya
masih tetap sama dengan sebelum disaring. Karena ada alat yang hanya
menghilangkan warna dan bau, ada yang hanya membunuh bakteri, padahal untuk
mendapatkan air yang murni dan sehat untuk diminum, maka kita memerlukan
panyaring yang bisa menyaring mulai dari Warna, Bau, Logam Berat, Bakteri,
bahkan racun kimia dan berbagai pencemar lainnya. Dari tabel yang saya
dapatkan, hanya ada 2 teknologi yang bisa mengurangi bahkan sampai
menghilangkan berbagai zat pencemar tadi, yaitu Penyulingan dan R.O System.
Namun, untuk Penyulingan masih memiliki kendala, yaitu hasil airnya sangat
kecil, sehingga untuk 1 hari hanya bisa memproduksi sekitar 1-2 galon (1
galon=3,8 liter) dan memerlukan listrik yang sangat besar sekali (> 1000
watt), sehingga pilihan hanya tinggal R.O System, seperti yang kami gunakan
pada saat ini.
Mengenai apa saja penyakit yang bisa ditimbulkan oleh zat pencemar/ logam
berat yang ada dalam air, kebetulan saya ada tabelnya. (2 file .jpg, yang 1
gambar air di elektroliza, dan yang 1 lagi tabel pencemaran air). Begitu
juga jenis penyaring air apa saja yang bisa menghilangkan logam-logam berat
tersebut, juga ada 2 file. Bagi yang berminat harap JAPRI. bagi yang meminta
lewat Milist tidak akan dilayani.
Kebetulan saya mendapatkan artikel mengenai Air Minum ini.
Seberapa Murninya Air Minum Anda ?
Selain oksigen, air merupakan bahan yang paling penting dalam kehidupan
manusia, bahkan lebih penting dari makanan sehari-hari kita. Jenis air yang
berbeda tentu memiliki kualitas yang berbeda pula, sehingga akan menyebabkan
reaksi yang berlainan terhadap tubuh kita. Jika kita meminum air yang
tercemar, kesehatan kita akan terganggu. Penelitian terbaru menunjukkan
bahwa lebih kurang 1.500 bahan pencemar kimia yang terdapat dalam air minum
sehari-hari kita dapat menyebabkan penyakit kusta jika diminum untuk jangka
waktu yang panjang, walaupun bahan toksin itu berada pada level yang tidak
berbahaya. Untuk mengatasi masalah yang serius ini, manusia telah
menciptakan berbagai cara untuk menyaring dan memurnikan air minum kita.
Walaupun demikian, setiap sistem pemurnian air mempunyai ciri-ciri dan
manfaat yang berbeda dari segi penghilangan bahan organik, logam berat,
virus dan bahan pencemar lainnya; seperti yang dapat dilihat pada tabel
dibawah ini yang diterbitkan oleh China Press.
Bagi yang mau mendapatkan gambar dan keterangannya, bisa lewat JAPRI.
Dari tabel diatas, maka kita dapat membuat kesimpulan tentang sistem
penyaringan dan pemurnian air sebagai berikut :
1. Tidak ada system pemurnian air yang mampu menyaring logam berat, bakteri
dan mineral secara tuntas
2. Penumpukan dalam jangka waktu yang panjang seperti plumbum,
triklorometan, sulfat, natrium, cadmium, dapat mengganggu kesehatan kita.
Jadi, maukah anda menanggung resiko diatas dengan meminum air yang tercemar
?
—– Original Message —–
From: “Yohanna Aipassa”
To:
Sent: Friday, June 13, 2003 3:15 PM
Subject: Re: [balita-anda] Air aqua was mohon pencerahannya…
Wah yang dari artikel yang pernah saya baca katanya aqua itu tidak boleh
direbus malah berbahaya, nanti kalau artikelnya ketemu saya kirimin dech.
Salam
Mamanya Darren
Please respond to [EMAIL PROTECTED]
To:
cc:
Subject: Re: [balita-anda] Air aqua was mohon pencerahannya…
Anak saya umur 5,5 bulan, sejak umur 2 bulan juga sudah minum susu formula
yang dicampur menggunakan air tajin beras merah. Otomatis air aquanya
direbus dulu dengan beras merah. Dan anak saya lebih suka susu formula yang
fresh baru dibuat. Jadi setiap kali mau minum, saya buat 120 ml sekali
minum
dengan campuran air tajin panas 10 ml + air tajin yang sudah dingin 110 ml,
dan langsung bisa diminum. Alhamdullillah walaupun sampai saat ini anak
saya
belum pernah sakit dan sekarang beratnya 8,5 kg, panjang 65 cm. Walaupun
beratnya di atas rata-rata tapi badannya kencang bukan gemuk. DSA saya juga
menganjurkan pakai air tajin, karena anak saya kurang mendapat ASI.
mama Indra